thefishingblitz.com – Sebanyak 23 anggota Marinir dari Batalyon Infanteri 9/Bala Jala Yudha Perkasa Brigif 4 menjadi korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Operasi pencarian dan pertolongan telah memasuki hari ketiga, dengan Tim SAR yang dikerahkan untuk menemukan para korban. Sejak awal operasi, tiga alat berat tipe excavator sudah diterjunkan dan pada hari ini dua excavator tambahan juga dihadirkan, menjadikan total lima alat berat yang digunakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa kondisi material longsor yang masih lunak menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan alat berat. Para petugas menekankan pentingnya keselamatan saat menggunakan alat berat dalam memudahkan pencarian. Hingga saat ini, Tim SAR telah menemukan empat anggota marinir yang dinyatakan meninggal.
Upaya pencarian ini dilakukan dengan cermat dan terorganisir, di mana alat berat yang dikerahkan mampu menjangkau titik-titik pencarian dengan lebih efisien. Kondisi cuaca dan faktor lingkungan lainnya juga menjadi tantangan dalam pelaksanaan operasi ini.
Pencarian ini melibatkan tidak hanya tim SAR, tetapi juga berbagai relawan dan masyarakat sekitar yang mendukung upaya penyelamatan. Diharapkan dengan tambahan alat berat dan koordinasi yang baik, operasi pencarian dapat memberikan hasil yang positif. Seluruh pihak berharap agar lebih banyak korban dapat ditemukan selamat, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban yang terkena musibah ini.