thefishingblitz.com – Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak diperkirakan jatuh di sekitar Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dugaan ini muncul berdasarkan titik koordinat terakhir yang diperoleh dari Air Traffic Controller (ATC).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M. Arif, menyatakan bahwa kecelakaan mungkin terjadi di kawasan pegunungan, mengingat Bantimurung adalah daerah berbukit dengan formasi karst. “Kemungkinan besar pesawat jatuh di daerah pegunungan, karena kita semua tahu bahwa Bantimurung adalah daerah pegunungan,” tutur Arif dalam keterangan persnya.
Sebagai respons terhadap situasi ini, Basarnas telah mengerahkan Helikopter Caracal untuk membantu dalam pencarian. Helikopter ini dipilih karena kemampuannya melakukan evakuasi langsung. “Kami berkoordinasi dengan TNI AU untuk memberangkatkan Helikopter Caracal, yang dapat melakukan observasi dari udara,” tambah Arif.
Helikopter Caracal dilengkapi dengan alat evakuasi yang memungkinkan pengangkatan korban dari lokasi yang sulit dijangkau. Pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak pada hari Sabtu, 17 Januari 2025, saat dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Makassar. Proses pencarian sedang berlangsung, dan diharapkan segera membuahkan hasil untuk mengetahui nasib pesawat dan para penumpangnya.