thefishingblitz.com – Penanganan darurat bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, sedang dipercepat oleh Pemerintah. Peristiwa tragis ini terjadi akibat banjir yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi. Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, pada Sabtu, 24 Januari 2026, longsor melanda di dua lokasi, yaitu di Pasirkuning dan Pasirkuda, yang mengakibatkan dampak terhadap 30 rumah dan 34 kepala keluarga atau sekitar 113 jiwa.
Dalam kejadian ini, tercatat 8 orang meninggal dunia dan 23 orang berhasil diselamatkan, sementara 82 orang lainnya masih dalam pencarian dan pendataan oleh tim SAR. Saat ini, Penanggulangan bencana dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, dengan dukungan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, serta aparat TNI dan Polri.
Tim pencarian terus berlangsung, mengingat kemungkinan adanya longsor susulan yang dapat memperburuk situasi. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah mengarahkan agar operasi SAR dilaksanakan dengan dukungan penuh Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terlatih. Selain itu, pemerintah juga berupaya mempercepat penetapan status Tanggap Darurat Daerah, yang diperlukan untuk mobilisasi sumber daya dan logistik.
Kemenko PMK menekankan pentingnya penyediaan layanan kemanusiaan yang mendasar, seperti layanan medis, distribusi logistik, dapur umum, dan pengadaan air bersih, khususnya untuk kelompok rentan yang terpengaruh oleh bencana ini. Penanganan yang komprehensif diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan memastikan keselamatan mereka selama masa sulit ini.