thefishingblitz.com – Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan Sistem Informasi dan Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan (Simkopdes) melalui pengembangan microsite. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis untuk memperkuat digitalisasi koperasi di seluruh Indonesia. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyatakan bahwa penguatan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mengarahkan kembali perekonomian nasional sesuai dengan nilai-nilai yang tertuang dalam UUD 1945, seperti asas kekeluargaan dan gotong royong.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Regional Kopdeskel Merah Putih yang berlangsung di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa lalu. Rapat ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, serta sejumlah kepala dinas koperasi dari berbagai daerah. Menurut Ferry, pembentukan Kopdeskel merupakan langkah penting yang tidak hanya bersifat program pemerintah tetapi juga merupakan keputusan ideologis yang dapat mendorong kemajuan ekonomi bangsa.
Untuk mempercepat transformasi organisasi ini, Kemenkop berencana menyiapkan Asisten Bisnis bagi 10 Kopdeskel Merah Putih dan Project Management Officer di masing-masing daerah. Dukungan tenaga ahli paruh waktu dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga akan mulai diberikan pada Oktober 2025. Kemenkop bekerja sama dengan Kejaksaan melalui aplikasi Jaga Desa untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan dan pengawasan.
Ferry mengharapkan keberhasilan Kopdeskel dapat diukur melalui keuntungan yang diperoleh, dengan harapan koperasi dapat membantu masyarakat desa lepas dari jeratan pinjaman online dan tengkulak. Melalui Simkopdes dan microsite, diharapkan koperasi dapat menjadi badan usaha yang sehat dan transparan.