thefishingblitz.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada pagi hari Senin, menciptakan optimisme di kalangan pelaku pasar terkait data ekonomi domestik yang robust. IHSG dibuka menguat sebesar 32,83 poin atau 0,39 persen, mencapai level 8.541,54. Selain itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 1,45 poin atau 0,17 persen ke posisi 847,21.
Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, secara jangka menengah dan panjang, IHSG masih berada dalam pola bullish dengan proyeksi pergerakan di kisaran 8.470 hingga 8.600 selama pekan ini. Pelaku pasar saat ini fokus pada rilis beberapa data ekonomi domestik, termasuk indeks Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufacturing, neraca perdagangan, dan inflasi yang siap diumumkan pada hari ini. Data cadangan devisa juga akan menjadi perhatian ketika dirilis pada Jumat mendatang.
Dari sisi global, pelaku pasar menantikan data ekonomi dari Amerika Serikat, seperti Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index dan berbagai indeks lainnya yang telah terundur. Ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Desember masih memberikan sentimen positif, dengan peluang penurunan diperkirakan mencapai 80 hingga 85 persen.
Meskipun bursa regional Asia menunjukkan pergerakan yang beragam dengan indeks Nikkei mengalami penurunan, indeks Shanghai dan Hang Seng justru mencatatkan penguatan. Dengan situasi ini, pelaku pasar tetap waspada dan memantau perkembangan data yang akan dirilis dalam waktu dekat.