thefishingblitz.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 40,02 poin atau 0,46 persen pada akhir perdagangan Jumat sore, mencapai posisi 8.660,50. Penguatan ini terjadi di tengah sikap pelaku pasar yang menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Reydi Octa, seorang pengamat pasar modal, menyatakan bahwa tekanan global mulai mereda setelah The Federal Reserve mengumumkan pemangkasan suku bunga. Meskipun IHSG sempat mengalami penurunan karena investor sudah memperhitungkan keputusan tersebut, pada hari ini indeks kembali mengalami apresiasi. Aliran dana asing pun mulai masuk ke Bursa, yang menjadi indikator positif bagi pasar.
Para pelaku pasar saat ini mengamati keputusan suku bunga BI, serta potensi terjadinya fenomena ‘window dressing’ menjelang akhir tahun, yang biasanya diiringi dengan peningkatan volume transaksi. Selain itu, mereka memperhatikan kinerja akhir tahun dari emitennya untuk menambah keyakinan di pasar modal Indonesia.
IHSG dibuka dengan penguatan dan berhasil mempertahankan posisi positifnya hingga sesi penutupan. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor mencatatkan kinerja yang beragam, dengan sektor barang baku memimpin kenaikan tertinggi, sementara sektor teknologi mengalami penurunan terdalam.
Frekuensi perdagangan mencapai 2.984.503 kali transaksi dengan total nilai transaksi sebesar Rp29,84 triliun. Dari 800 saham yang diperiksa, 275 saham menguat, 377 saham melemah, dan 148 saham tidak berubah. Sementara itu, bursa saham regional Asia juga menunjukkan performa yang positif dengan diwarnai kenaikan pada beberapa indeks utama.