thefishingblitz.com – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan akan menindak tegas pedagang yang mencoba mempermainkan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi pada Minggu, 20 Desember 2025, sebagai respons terhadap potensi kenaikan harga yang berisiko merugikan masyarakat.
Amran mengingatkan bahwa pengawasan terhadap harga pangan bukan hanya imbauan tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus diterapkan dengan disiplin, terutama pada saat masyarakat merayakan hari besar. “Jangan coba-coba permainkan harga untuk mengambil keuntungan yang tidak wajar. Kami tidak akan segan. Jika tidak tegas, pemerintah yang dihujat rakyat,” ungkapnya.
Menggunakan istilah “vertigo”, Amran menggambarkan tekanan yang dihadapi pemerintah dalam usaha menjaga stabilitas harga. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mencegah praktik curang yang dapat menambah beban masyarakat. “Aku tidak mau terulang, yang menaikkan harga, aku vertigokan,” tegasnya, menandakan keseriusannya dalam menangani masalah ini.
Amran juga menekankan bahwa istilah vertigo harus menjadi pengingat bagi semua pihak agar tidak ada yang bermain-main dengan harga, yang dapat berakibat pada kesulitan bagi pemerintah dan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam menjaga stabilitas harga agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang. Dengan langkah-langkah tegas ini, diharapkan perayaan tidak terganggu akibat ketidakstabilan harga pangan.