thefishingblitz.com – Banjir melanda wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang dimulai sejak Selasa (21/10). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat bahwa banjir disebabkan oleh hujan ekstrem yang menyebabkan beberapa sungai besar, seperti Serang, Lusi, Tuntang, Renggong, dan Jajar, meluap. Selain itu, jebolnya tanggul di dua lokasi strategis juga menjadi faktor penyebab.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa hingga Jumat (24/10) pukul 22.00 WIB, genangan air di banyak wilayah mulai berangsur surut. Namun, terdapat beberapa titik yang kondisi genangannya justru semakin parah akibat hujan lebat yang terjadi pada Jumat sore. “Status siaga masih diberlakukan,” kata Aam, sapaan akrab Abdul Muhari.
Data dari BPBD menunjukkan bahwa sebanyak 2.263 rumah di 28 desa yang tersebar di 14 kecamatan terdampak banjir. Genangan air mencapai ketinggian lutut hingga pinggang orang dewasa, merendam permukiman, jalan antar desa, serta area persawahan seluas 285 hektare yang baru saja ditanami padi.
Di Kecamatan Gubug, terjadi jebolnya tanggul kanan Kali Tuntang di sekitar Desa Rowosari, dekat rel kereta Jakarta-Surabaya. Kondisi ini mengharuskan petugas PT KAI DAOP IV Semarang untuk segera melakukan penanganan darurat, bekerja sama dengan BBWS dan BPBD. Angin kencang dan arus air yang deras menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan bencana ini.
Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.