thefishingblitz.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, menyampaikan kekhawatirannya mengenai melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang semakin parah belakangan ini. Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah bahkan mendekati angka Rp17.000 per dolar AS, kondisi yang sangat memprihatinkan bagi pelaku usaha.
Shinta mengungkapkan bahwa pelemahan yang berkepanjangan ini bisa menciptakan beban berlebihan terhadap kinerja usaha. Dalam sebuah wawancara, ia menekankan bahwa jika kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya langkah perbaikan, hal ini bisa mengganggu kelancaran arus kas para pelaku usaha. Ini terutama berdampak pada perusahaan-perusahaan yang menggantungkan operasionalnya pada impor, di mana potensi kontraksi kinerja usaha dan inflasi akibat lonjakan biaya semakin meningkat.
Dia berharap kepada pemerintah untuk lebih aktif dalam melakukan stabilisasi nilai tukar, baik melalui intervensi moneter maupun non-moneter. Upaya tersebut termasuk deregulasi dan reformasi struktural yang dapat memperbaiki iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekspor. Shinta juga meminta agar pemerintah melakukan perbaikan disiplin fiskal guna memulihkan kepercayaan pasar terhadap obligasi dalam mata uang asing.
Walaupun instrumen moneter seperti suku bunga bisa digunakan untuk memperkuat nilai tukar dalam jangka pendek, ia menekankan bahwa pengetatan yang berlebihan justru akan memperlambat pertumbuhan ekonomi sektor riil. Shinta menegaskan pentingnya mengutamakan langkah-langkah berbasis fundamental yang memberikan dampak positif nyata bagi perekonomian.